Begini Cara Atasi Limbah Kotor Air Untuk Rumah Yang Ramah Lingkungan

Begini Cara Atasi Limbah Kotor Air Untuk Rumah Yang Ramah Lingkungan

Setiap rumah tentu akan menghasilkan limbah dari air kotor, sampai udara kotor. Demikian pula dengan limbah air kotor yang biasanya berasal dari air kamar mandi, dapur, tempat cuci yang dialirkan begitu saja melalui pipa dan dibuang ke selokan dan akhirnya menuju riol dan badan air.

Limbah air kotor ini memiliki risiko menyebabkan masalah jika penanganannya dan pengelolaannya tidak dilakukan dengan baik. Limbah air kotor ini dapat diolah serta dikelola sehingga sisa detergen, mikroba dalam kotoran manusia, dan bahan kimia lainnya tidak mencemari lingkungan.

Berikut ini caranya :

  1. Kebun Olah Limbah

Proses pertama ialah menampung air buangan yang berasal dari kamar mandi, bak mencuci atau toilet ke dalam septic tank yang kedap air. Septic tank yang memiliki 2 bak penampungan di dalamnya yang dihubungkan satu sama lain dengan menggunakan pipa. Bak yang satu ukurannya lebih besar ya, karena akan digunakan untuk menampung 2/3 dari air limbah.

Lalu air yang berkonsentrasi tinggi dan sarat akan nutrisi ini akan mengalir ke bak kedua. Air inilah yang kemudian akan diproses ke tahap kedua.

Tahap kedua air dari septic tank dialirkan ke bak berisi tanaman air yang memiliki kemampuan dalam menyerap bakteri yang berbahaya serta mengikatnya di dalam akar.

Pada tahapan ini, disediakan bak kontrol yang terhubung dengan pipa tegak, pipa ini memiliki fungsi mengalirkan air dari permukaan kolam tanaman penampung kemudian mengalirkannya pada kolam penyaring berikutnya.

Pada proses tahap ketiga air olahan pertama akan dialirkan ke bak berisi koral bebatuan yang dasarnya dilapisi dengan koral kecil, ijuk, dan tanah. Fungsinya ialah untuk membangun aliran permukaan serta menghindari dasar tanah menjadi jenuh. Sementara untuk di bagian atas koral diberikan lapisan tanah untuk media tanam.

  1. Jenis tanaman

Tidak semua jenis tanaman air memiliki kemampuan dalam menyerap bakteri serta senyawa kimia hasil dari buangan limbah kamar mandi, toilet, dan bak cuci. Tapi ada pula tanaman air yang bisa didapatkan dengan mudah dan memiliki daya serap yang tinggi. Seperti pohon pisang, pepaya, teratai, dan beberapa jenis tanaman obat yang bisa hidup di tempat yang basah.